Pengelolaan Potensi dan Digital Marketing Bukit Pertapaan dan Candi Mleri, Desa Bagelenan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar

Bagelenan adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada desa Bagelenan terdapat potensi wisata alam, yaitu Candi Mleri dan Bukit Pertapaan. Di sekitar desa terdapat candi yang sebagian reruntuhan batu-batuannya disusun menjadi kompleks makam, oleh karena itu sudah tidak terlihat wujud dari candinya itu sendiri. Masyarakat menyebutnya sebagai Kompleks Kekunaan Mleri. Kekunaan Mleri merupakan tempat penyimpanan benda-benda kuno seperti kekunaan mleri, prasati mleri, arca dirga, relief kepala kala, tempat pemujaan, antefik, yoni dan lain-lain. Kekunaan ini berupa kompleks makam Raja Ranggawuni dari Kerajaan Singosari dan menjadi tempat penyimpanan benda-benda arkeologi. Sedangkan Bukit Pertapaan sendiri merupakan peninggalan Kerajaan Kediri, Singosari, dan Majapahit.

Tempat wisata di Desa Bagelenan ini belum begitu populer seperti wisata Candi Penataran, Pantai Serang, maupun Pantai Tambak. Candi Mleri maupun Bukit Pertapaan belum dikenal masyarakat luas karena masyarakat dan pemerintah daerah setempat belum maksimal dalam mengembangkan potensi wisata tersebut. Lokasi yang berada di sekitar rumah warga dan terletak di gang yang tidak begitu besar menjadi faktor pendorong situs ini jarang diketahui oleh masyarakat Kota/Kabupaten Blitar dan bahkan oleh luar Kota/Kabupaten Blitar. Berawal dari fakta yang ada, bahwa Candi Mleri dan Bukit Pertapaan tersebut kurang dikenal oleh masyarakat luas, maka pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Research Group CHeNECE FKM Universitas Airlangga melakukan pengembangan potensi tempat wisata di Desa Bagelanan melalui digital marketing. Selain itu kami juga memasang beberapa pentunjuk arah dibeberapa persimpangan jalan yang menunjukkan arah menuju Candi Mleri agar memudahkan para wisatawan menemukan lokasi Candi Mleri.

Dengan adanya pemberdayaan anggota pengelola tempat wisata untuk melakukan digital marketing melalui website, diharapkan dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan taraf ekonomi melalui pengelolaan tempat wisata. Tujuan dari pemberdayaan digital marketing ini adalah untuk meningkatkan potensi tempat wisata di desa serta menambah keterampilan pengelola tempat wisata terkait pentingnya penggunaan internet dan media social dalam melakukan promosi. Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat local dan juga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat umum mengenai candi atau kekunaan Mleri. Kegiatan branding wisata penting dilakukan untuk menarik pengunjung dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.